Jawaban Buatlah rangkuman dari estetika tari zapin dan buatlah rangkuman dari tari zapin pertunjukan islam
Gaess, Kalo kamu sedang mencari jawaban atas pertanyaan: Buatlah rangkuman dari estetika tari zapin dan buatlah rangkuman dari tari zapin pertunjukan islam, kamu udah temukan tempat yang tepat Gaes. Di website ada beberapa jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silahkan kamu baca lebih lanjut ya Gaes.
Pertanyaan
Buatlah rangkuman dari estetika tari zapin dan buatlah rangkuman dari tari zapin pertunjukan islamJawaban #1 untuk Pertanyaan: Buatlah rangkuman dari estetika tari zapin dan buatlah rangkuman dari tari zapin pertunjukan islam
Jawaban:
orang-orang Arab yang beragama Islam yang membawa kebudayaannya dan masuk ke
nusantara di semenanjung Melayu Malaysia dan Sumatera. Menurut Mubin Sheppard
seperti yang dikutip Muhammad Takari dalam bukunya Budaya Musik dan Tari Melayu
Sumatera Utara bahwa tari-tarian yang berasal dari Arab yaitu Zapin, Rodat dan Hadrah
yang diperkenalkan oleh orang-orang Arab. Perkembangan Zapin di dunia Melayu
berawal dari seni budaya Arab yang dibawa oleh para saudagar sekaligus pendakwah
Islam. Pada awalnya Zapin Arab hanyalah berupa hiburan sebagai ungkapan kegembiraan
dengan gerakan yang didominasi oleh kecepatan jejak dan langkah kaki yang diiringi
musik yang juga khas Arab (Marawis/Marwas dan Gambus/’Ud). Ketika tradisi seni
zapin masuk ke wilayah kerajaan Siak, kesenian ini sangat cepat berkembang. Selain
sebagai media hiburan bagi lingkungan keturunan Arab. Diantara mereka selain berniaga
dan berusaha juga menjadi guru agama bagi kaum kerabat kerajaan Siak Sri Indrapura.
Pada awalnya seni tari dan musik Zapin dijadikan sebagai hiburan bagi murid-murid
setelah mengaji agama di lingkungan kerajaan. Namun setelah Tengku Embung Badariah
binti Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (1766 – 1780 M) menikah dengan Syarif
Utsman bin Syarif Abdul Rahman Syahabuddin (Keturunan Rasulullah Muhammad saw,
dari anak Baginda Rasul bernama Siti Fatimah dengan Sayidina Ali Karamallahu
Wajhahu), keberadaan Tari Zapin semakin berkembang di wilayah great tradition
(lingkungan istana) dan berakulturasi dengan budaya tempatan. Akhirnya tari Zapin
menjadi seni hiburan di kalangan istana bahkan dalam acara seremonial kerajaan
sehingga dikenal dengan sebutan Zapin Istana (Siak Sri Indrapura)
Dengan demikian dapat diketahui, seiring dengan usaha pedagang Arab dalam
mengembangkan agama Islam di daerah-daerah yang dipengaruhi Melayu, mereka juga
telah meninggalakan kesenian Zapin di daerah-daerah yang dikunjungi, dan selanjutnya,
Zapin mengalami proses akulturasi dengan budaya setempat, seperti yang terdapat diwilayah Indonesia dan Malaysia. Tari zapin saat ini tampak hidup dan berkembang
hampir disebagian besar daerah Riau, terutama daerah pantai ( Riau Kepulauan ), dan
dibekas pusat-pusat pemerintahan kerajaan Melayu seperti di Siak Sri Indrapura, Pulau
Penyengat, Daek Tembelan dan pulau-pulau disekitar laut Cina Selatan. Tari Zapin
dalam zaman keemasan kesultanan Siak Sri Indrapura sengaja dibina dan dipelihara
sebagai satu bentuk kesenian yang memiliki kaidah-kaidah yang luhur dan santun.
Tari Zapin berkembang tidak hanya dikalangan istana tetapi juga di kalangan masyarakat
Melayu dengan ragam-ragam dan gerak yang cukup khas. Dalam konteks seni tari, Islam
memberikan kontribusi ke dalam berbagai jenis tari, seperti pada tari Zapin. Dengan
berbagai normanya seperti adanya gerak sembah atau salam, gerak ragam-ragam (langkah
belakang siku keluang), anak ayam, anak ikan, buang anak, lompat kecil, lompat tiung,
pisau belanak, pecah, tahto, tahtim dan lain-lainnya. (Muhammad Takari, 2008:108)
Kemudian Takari menambahkan berbagai unsur tari sufisme juga muncul d alam
kebudayaan Melayu. Gerak-gerak simbolik seperti alif, mim, ba, merupakan bagian dari
tradisi sufi di kawasan ini. Dengan demikian, kontinuitas dan perubahan tari Melayu
khususnya tari Zapin menuruti perubahan internal dalam kebudayaan Melayu sendiri atau
perubahan eksternal dari luar.
Seringkali kemudian bentuk-bentuk yang dihadirkan mendatangkan inspirasi baru
yang dapat dikembangkan sebagai kreativitas kesenian masa kini. Sebagaimana kata
Kasim Ahcmad (1977:2) bahwa “Kesenian tradisional adalah suatu bentuk seni yang
bersumber dan berakar serta telah dirasakan sebagai milik sendiri oleh masyarakat
lingkungannya. Pengolahannya didasarkan atas cita rasa masyarakat pendukungnya”.
Sebagai seni yang diolah menghadap kedua sisi, berbagai Zapin baru dapat menghadap
kedua budaya. Di satu pihak ia ditumbuhkan oleh suatu kebudayaan tertentu, yang dalam
kontek kenasionalan Indonesia, ini disebut kebudayaan daerah yang mempunyai sejumlahciri khas yang dibina lewat nilai tradisi. Dipihak lain, ia juga disadur dan dibentuk
kembali oleh kebutuhan suatu hamparan kebudayaan yang lebih luas, yang tidak semata- mata menganut cita rasa.
Perkembangan tari Zapin Siak juga ditandai pula dengan lahirnya organisasi Gasib
(gabungan Siak baru) yang bergerak dalam melesrarikan kesenian Zapin Siak. Gerakan
ini melahirkan tokoh dan pembaharu Zapin seperti Tengku Nurdin, Amin Bs, Sulung dan
Lain-lain. Tokoh-tokoh Zapin ini masih hidup sampai sekarang walau usianya sudah
lanjut. Begitu tingginya perhatian masyarakat Melayu terhadap tari Zapin melahirkan
perkembangan dan perubahan penyajian serta bentuk tari Zapin. Perkembangan dan
perubahan Zapin sudah dimulai sejak tahun 1965. Salah satunya adalah Zapin tidak lagi
dimonopoli oleh kaum lelaki sahaja tetapi mulai ditarikan oleh remaja putri bahkan
ditarikan bersama antara lelaki dan wanita secara berpasangan.
Penjelasan:
jadiakan jawaban terbaikya trims
Sekian dulu ya tanya-jawab mengenai Buatlah rangkuman dari estetika tari zapin dan buatlah rangkuman dari tari zapin pertunjukan islam, mudah - mudahan bisa membantu menyelesaikan masalah kamu.
Post a Comment for "Jawaban Buatlah rangkuman dari estetika tari zapin dan buatlah rangkuman dari tari zapin pertunjukan islam"